Section yang perlu ada
Susunan yang lazim dan aman: identitas dan kontak, ringkasan profil, pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, lalu tambahan seperti sertifikasi, penghargaan, bahasa, atau portofolio.
Bagian kontak cukup nama, nomor yang aktif di WhatsApp, email yang serius, kota domisili, dan satu tautan yang relevan (LinkedIn atau portofolio). Alamat rumah lengkap tidak perlu, kota saja sudah cukup untuk pertimbangan lokasi.
Ringkasan profil ditulis 2 sampai 3 baris dan menjawab tiga hal: kamu siapa secara profesional, pengalamanmu di bidang apa, dan kamu mencari peran seperti apa. Ini satu-satunya bagian yang sebaiknya diubah tiap kali melamar posisi berbeda.
Menulis pengalaman supaya terukur
Kesalahan paling umum adalah menyalin deskripsi tugas dari kontrak kerja. Deskripsi tugas menjelaskan pekerjaan itu, bukan menjelaskan kamu. Yang membedakan adalah hasil.
Gunakan pola kata kerja, objek, lalu dampak. Contoh: "Menyusun ulang alur onboarding pelanggan sehingga waktu aktivasi turun dari 5 hari menjadi 2 hari". Kalau tidak ada angka, dampak tetap bisa ditulis secara kualitatif: proses yang tadinya manual jadi otomatis, laporan yang tadinya mingguan jadi harian, tim yang tadinya bekerja tanpa panduan jadi punya SOP.
Tiga sampai lima butir per posisi sudah cukup, dan posisi terbaru diberi porsi paling banyak. Pekerjaan dari lebih dari sepuluh tahun lalu cukup satu baris, atau dihapus kalau sudah tidak relevan.
- Urutkan pengalaman dari yang terbaru ke terlama.
- Jelaskan jeda karier dengan jujur dan singkat, misalnya kuliah lanjut, mengurus keluarga, atau freelance.
- Sebut nama perusahaan apa adanya, tambahkan satu frasa penjelas kalau perusahaannya belum dikenal luas.
Satu profil, banyak versi CV
Menyesuaikan CV per lowongan itu terbukti membantu, tapi menulis ulang dari nol tiap kali membuat orang berhenti melakukannya. Solusinya adalah memisahkan data dari tampilan.
Simpan seluruh riwayatmu satu kali di satu tempat, lalu buat versi CV yang hanya berbeda pada ringkasan, urutan keterampilan, dan pengalaman mana yang ditonjolkan. Cara ini membuat penyesuaian jadi pekerjaan lima menit, bukan satu jam.
Setelah dikirim, catat lamarannya: tanggal, posisi, perusahaan, versi CV yang dipakai, dan kapan waktunya follow-up. Tanpa catatan, dua minggu kemudian kamu tidak akan ingat CV versi mana yang dikirim ke siapa, dan follow-up jadi canggung.